Thursday, June 5, 2008

MenGenang guruku.....Raihan

0 comments

Inalillahi waina ilaihi rojiun……

Sepagi ini kata – kata itu dah keluar dari lisanku……..tak disangka seawal ini pula beliau telah pergi meninggalkan kami tanpa melihat…merasakan…..bangga dengan kesuksesan kami…., betapapun itu semua ilmu yang telah engkau berikan sangatlah berarti bagi kami khususnya aku sendiri….belumlah sempat kami membalas jasamu….belumlah sempat kami mewujudkan impianmu, tapi Allah lebih menyayangimu……

“ ukhty …., ana baru dapat kabar Ustadzuna Raihan telah kembali ke rahmatullah pagi tadi jam 08.30” itulah SMS yang aku terima tadi pagi dari nurul di Egypt…..tak tau apa perasaanku waktu itu…..wajah ustadz begitu nyata dalam ingatanku yang begitu ikhlas mengajari kami pagi, siang dan malam…ketelatenanya yang membuat kami tek pernah hilang semangat untuk terus belajar walaupun ilmu kami masih bisa dibilang nol saat itu tapi dengan kegigihannya kami terus mencoba dan mencoba……..yang jelas suasana “ pesantren Impian” kembali dalam jiwaku….suasana yang tak pernah bisa aku lupakan hingga detik ini….bukan sekedar karna suasana persahabatan yang telah terjalin diantara kami…bukan juga karna cerita suka duka yang kami jalani ataupun kisah cinta yang menyedihkan…, tapi karna ketenangan jiwa yang tak pernah aku rasakan setenang saat itu walaupun akhirnya kami harus terbangun dari mimpi kami…..hari-hari kami selalu dihiasi dengan lantunan ayat suci alquran…..kefasihan lantunan ayat suci ustadz dan kelembutan murotal teh haji membuat kami merasa iri dengan pasangan sejoli ini……….

Ah…pesantren impianku apa kabarmu sekarang? Apakah kau masih setenang dulu ditengah persawahan yang begitu damai….sehingga apabila kami naik keatas rumah kami yang belum sempurna atau bisa disebut “bascam” kami, maka masjid Arrohman di puncak akan tampak begitu megahnya, jalan yang berliku-liku menuju puncak menggambarkan aktivitas para pendatang yang ingin melancong untuk menikmati liburannya…….

suasana pesantren impian tak pernah hangat walaupun sudah tengah hari sehingga membuat kami lebih memilih utuk bertengger di bascam sambil menghapal ayat-ayat suci yang ustadz lantunkan untuk kami ba’da subuh tadi….dipesantren ini hanya kami bertiga …aku, nurul dan ta2, satu kamar dan satu rumah dengan guru kami, guru yang ikhlas mengajarkan kami

walaupun begitu jasamu sell kukenang guruku........

to be cont......to pesantren Impianku

»»  READMORE...
 

::....mEngGapAiRidhAiLaHi..::: hanya sebuah coretan kecil dari berlembar-lembar cerita yang kulalui Copyright © 2008 Black Brown Art Template by Ipiet's Blogger Template